Wednesday, December 7, 2011

LIKE FATHER LIKE SON

assalamualaikum , haloo saya mau cerita nih .. ini dia ceritanya ! ini cerita pada saat zaman Rasullulah saw


        setelah hijrah ke madinah, umat islam berkonsolidasi . perlahan tapi pasti, keberadaan umat islam pun semakin di perhitungkan . jumlah orang yg memeluk islam dari hari ke hari semakin bertambah . kedudukan umat islam pun semakin kuat , apalagi setelah Rasulullah  saw membangun kekuatan militer .

        mmelihat perkembangan yg begitu pesat, tentu saja orang orang kafir quraisy cemas . sikap mereka seperti orang yang kebakaran jenggot dan mulai resah , sebab kekuatan umat islam dapat mengancam kedudukan dan pengaruh mereka . 

        tersiar kabar kalau tokoh tokoh kafir quraisy mengendalikan para remaja . mereka sedang mempersiapkan pasukan untuk menghancurkan umat islam . merespon kabar tersebut Rasullullah saw mengajak orang orang muslim , terutaama para pemuda , turut bergabung bersama pasukan muslim . mereka akan dikirim ke badar untuk menghadang pasukan kafir quraisy .

        seruan Rasulullah saw mendapat sambutan hangat . orang orang muslim sangat antusias , dengan semangat berapi api , mereka menyambut seruan jihad . sebut saja dua orang di antara mereka , khaitsamah dan sa'ad bin khaitsamah .

        LIKE FATHER LIKE SON , semangat jihad ayah dan anak ini begitu menggebu gebu . mereka berdoa tidak ingin kehilangan kesempatan bergabung dengan pasukan muslim , tetapi yg menjadi asalh adlah tidak ada yg menjaga keluarganya apabila kedua tulang punggung keluarga ini berangkat .

        baik Khaitsamah maupun Sa'ad bin Khaitsamah , keduanya tidak mau mengalah . Mereka sama sama bersikeras ingin berjihad fi sabilillah dan sama sama ingin menegakkan kalimah ALLAH di muka bumi .

        "Anakku , ayah akan bergabung dengan pasukan muslim . Ayah akan berperang membela Allah dan Rasulnya . kamu tinggal di rumah saja . jaga Ibu dan adikmu ." demikian suatu ketika khaitsamah mengawali perbincangan dengan sang anak .

       "tidak ayah , sebaiknya , ayah saja yg tinggal di rumah . biarkan aku yg pergi berjihad ."
"mengapa begitu ?"
       "semangat jihadku sangat menggebu dan keinginanku untuk berjihad lebih besar daripada keinginan ayah . jadi , sebaiknya ayah saja yang tinggal dirumah ."

        kahitsamah mulai kesal dengan sikap sang anak yg tidak mau ngalah .
"Anakku , kamu tidak boleh menentang dan harus menuruti apa kata ayah !"

       "sudahlah , ayah . Inikan aku pergi berangkat bersama Rasullullah saw," jawab Sa,ad tetap tidak mau mengalah ."kamu memang keras kepala ! seharunya, kamu menaati  perintah ayah ! "

        "Allah mewajibkan umat islam , termasuk aku untuk berjihad . Rasulullah saw berseru kepada umat islam untuk bergabung dengan pasukan Muslim . Sementara itu , Ayah menyruhku melakukan hal yg berbeda . jelas, perintah ayah bertentangan dengan perintah Allah dan Rasul-nya . Apakah ayah ridha punya anak yg mendurhakai Allah dan Rasul-Nya ?"

       "Anakku ayah sudah , dan kamu masih muda , kamu masih memiliki banyak kesempatan ."

       "Tidak ayah ,segala kemungkinan bisa terjadi." ujar Sa'ad sengit .

       setelah sekian lama beradu mulut di sepakati untuk mengadakan undian . pemenang akan berangkat ke medan perang , sedangkan yg kalah harus menjaga keuarga di ruamh . cara ini dipandang adil bagi kedua belah pihak .

       akhirnya Sa'ad memenangkan undian . hati Sad dan begitu bahagia mendapat kesempatan berjihad .
lain halnya denagn khaitsamah , roman mukanya memang menunjukkan kesedihan , tetapi jauh di lubuk hati, dia begitu bahagia melihat semangat juang sang anak .

       kemudian , sa'ad berkemas kemas . sebelum pergi dia memohon doa restu kepada sang ayah untuk berangkat bersama pasukan Muslim .

       perang masih berkecamuk , suara pedangg beradu begitu seru . teriakan serdadu memekakkan telinga . hujan anak panah membuat kecut hati orang orang penakut .tampaknya , perang akan berlansung lama dan belum ada tanda tanda akan segera berakhir .

       suatu waktu , khaitsamah sedang duduk di teras rumah , tiba tiba seseorang datang dengan napas tersengal sengal . orang tiu menyampaikan sebuag kabar bahwa sa'ad telah gugur di medan perang sebagai syuhada . saudara saudara sa'ad pun berduka , tetapi khaitsamah tersenyum dan bersyukur karena kesyahidan sa'ad merupakankebanggan baginya . 

      Giliran khaitsamah berangkat ke medan perang . sampai di lokasi dia langsung menghadap Rasulullah saw dan mengatakan keinginannya untuk bergabung bersama pasukan Muslim . namun rasullullah saw tidak memberikannya izin . alasannya , sa'ad baru saja meninggal dunia dan tidak ada lagi yg menjaga keluarganya kelak .

       mendengar penolakan, itu khaitsamah menangis .

       "ya rasulullah , saya ingin sekali terjun ke medan perang tempur . keinginan ini tidak terwujud karena saya kalah undian dengan anak saya . saya ingin menyusulnya kesurga ."

       '' kau begitu bersemangat , saya tidak boleh menolak . "

       "ya rasulullah , kemarin saya bermimpi berjumpa dengan sa'ad . sa;ad tersenyum dan berkata ,' ayah harus menemaniku di surga . lihat ayah , aku telah mendapat kan janji Allah .' demi allah , saya rindu kepada anak saya . saya ingin menemaninya di surga ."

        usai bercerita khaitsamah mohon diri . kemudian dia menerobospasukan musuh . pasukan musuh cukup kocar kacir di buatnya . namun , malang tak dapat di tolak , sebuah anak panah menancap di dadanya khaitsamah menghembuskan nafas terakhir sebagai syuhada ..



 sekian dulu ya ceritanya semiga bisa dijadikan pelajara kepada kalian :)

No comments:

Post a Comment